Ingin Kaya, Jangan Simpan Uang Di Bank

 in4-links.com

Tahun 2016 yang lalu Infobank bekerja sama dengan Infovesta sudah sukses menyelenggarakan UNIT LINK AWARDS yang pertama. Pada tahun 2017 ini Infobank kembali menyelenggarakan UNIT LINK AWARDS kedua di Hotel Hilton Doubletree. UNIT LINK AWARDS adalah sebuah acara penyerahan awards atau penghargaan khusus dari Infobank untuk produk-produk Reksadana Unit Link kepada perusahaan asuransi yang ada di Indonesia yang mempunyai kinerja sangat baik. Proses pemeringkatan kinerja produk unit link tersebut dilaksanakan oleh Infobank yang merupakan salah satu perusahaan dibidang media informasi yang menerbitkan majalah bisnis dan keuangan terkemuka di Indonesia yang bekerjasama dengan Infovesta, suatu perusahaan teknologi terkemuka yang menyediakan layanan Data dan Informasi, Konsultasi dan Riset tentang Pasar Modal, termasuk juga melakukan pemeringkatan kinerja produk unit link.

Memberikan sambutan adalah Bapak Parto Kawito, Direktur Infovesta dan Bapak Eko B. Supriyanto selaku Direktur Infobank. Dalam sambutannya, Bapak Eko B. Supriyanto yang pada intinya mengatakan bahwa jika kita mau kaya jangan nyimpan uang di bank, kalau mau kaya ya beli unit link. Karena kalau nyimpan di bank kelihatannya sih untung, bukannya untung, cuma jika setiap abis gajian kita nyimpen uang di bank, kelihatannya sih nambah terus, tapi perlu di ingat bahwa inflasi selalu akan lebih tinggi dari suku bunga uang kita di tabungan. Tapi kalau kita mencoba investasi, memilih investasi dan berusaha berinvestasi adalah sesuatu yang sangat bagus bagi masyarakat (Baca : Investasi Yang Aman dan Bisa Dipercaya).

Sebagai Keynote Speech hadir dalam acara tersebut adalah Bapak Dr. Firdaus Djaelani, MA selaku Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut ini adalah sebagian petikan kata sambutan yang diberikan oleh Bapak Firdaus Djaelani.

“Saya bertanya, kenapa saya punya asuransi jiwa? Karena, kalau istri gak kerja, Saya tidak ingin kalau suatu saat saya berhalangan, apakah istri saya mau jual gado-gado?”
Meskipun sekarang pendidikan gratis dari pemerintah, tapi itukan pendidikan yang standart. Kalau kita ingin punya keluarga yang pendidikannya bagus, ya memang harus keluar uang. Tidak ada kita dapet harga yang murah dengan kualitas yang baik, nggak akan pernah ada dalam teori apapun. Jadi jika kita ingin dapat sesuatu barang atau jasa yang bagus, ya istilahnya ada harga ada uang.
Kami tidak menutup mata bahwa sudah ada produk reksadana yang dapat dibeli secara retail oleh masyarakat baik dengan mendatangi agen pemasar atau secara online. Saya pribadi tertarik melihat praktek tersebut, sangat efektif mengedukasi masyarakat dan menambah pilihan investasi masyarakat kecil ke produk reksadana retail dibandingkan menaruh uangnya di bank. Hal tersebut didukung dengan persyaratan bahwa seluruh informasi produk reksadana tersebut, baik manfaat, resiko dan biaya yang dicantumkan bias diperoleh dengan mudah setiap saat oleh masyarakat, sehingga resiko atau informasi asimetris dapat diminimalisasi.
Berbekal konsisi dan fakta pemasaran produk reksadana tersebut maka dalam jangka 5 tahun mendatang otoritas jasa keuangan akan melaksanakan kajian komprehensif dan perumusan peraturan mengenai financial technology asuransi seperti produk Unit Link. Hal tersebut diharapkan kerja keras dewan komisioner mendatang untuk MENGUBAH POLA PIKIR dan REGULASI selama ini bahwa pemasaran produk unit link hanya bisa atau harus dilakukan melalui tatap muka. (Baca : “Produk Unit Link Yang Bisa Dibeli Secara Online”). Karena sudah banyak permintaan bahwa produk unit Link seperti Polis tidak harus dicetak tapi bisa dikirim melalui hp email kita, karena banyak masyarakat yang menerima polis yang dicetak atau di print out gak baca juga. Kadang-2 juga lupa gak tahu nyimpennya dimana. Mungkin habis menerima terus ditaruh di kantor atau dibawa ke rumah atau dibrangkas atau di lemari nggak jelas.

Dalam acara tersebut UNIT LINK AWARDS 2017 memberikan penghargaan kepada Perusahaan Tugu Mandiri atas diperolehnya produk TM LINK EQUITY FUND sebagai Unit Link IDR yang berpredikat Bintang 5 (Penghargaan Tertinggi) atas kinerja 3 tahun Unit Link jenis Saham tahun 2014-2016.